Makin Klasik, Makin Asik
Otomotif

Makin Klasik, Makin Asik

Mobil kuno dewasa ini sudah tidak dianggap sebagai kendaraan orang tua. Milenial dan Gen Z mulai mengagumi kendaraan yang berusia lebih tua dari mereka, tidak sekadar hobi tapi juga investasi. Bahkan, banyak produk baru hadir dengan gaya retro.

OlehTri Kurnia Yunianto

Bagi kalangan penggemar otomotif, memiliki mobil tua sama halnya memiliki bongkahan emas atau berlian. Sebab, nilainya cenderung meroket saban tahun dan tak terpengaruh sentimen negatif pasar. Semakin tua dan langka mobilnya, dapat dipastikan harganya semakin tak terjangkau.

Sedangkan di kalangan orang awam, biasanya cenderung tidak bisa membedakan antara mobil vintage, klasik, dan retro. Asalkan berusia lebih dari 20 tahun, sebagian besar orang yang tidak paham menyebutnya sebagai mobil retro. Padahal, di dunia otomotif mobil yang masuk kategori vintage merupakan kendaraan yang diproduksi pada tahun 1919 hingga 1930.

Sementara itu, mobil klasik merupakan kendaraan yang diproduksi tahun 1939 hingga tahun 1970. Dan, mobil retro diproduksi tahun 1971 hingga 1990. Di Indonesia, mobil klasik dari Eropa dan Amerika Serikat (AS) merupakan jenis yang paling banyak diincar oleh k

0

MarketeersMAX

Anda harus berlangganan lebih dulu untuk mengakses semua konten premium ini. Apabila Anda sudah berlangganan, silakan klik tombol Login.