Jadul Tapi Canggih
Perangkat Pintar

Jadul Tapi Canggih

Sentuhan retro atau jadul juga disematkan pada produk-produk teknologi seperti perangkat pintar. Konten dan fitur canggih dikemas dalam bentuk dan desain yang mengusung elemen masa lalu. 

OlehBernadinus Adi Pramudita

Sektor elektronik telah menjadi saksi perubahan yang luar biasa sepanjang dekade terakhir. Hanya dalam dua dekade, perkembangan teknologi sudah beranjak ke generasi kelima atau 5G, dari generasi kedua. Kian hari, segalanya semakin terhubung yang dimungkinkan dengan kehadiran Internet of Things (IoT).

Namun, di tengah banjirnya inovasi berbasis teknologi, merek menyadari mereka tak hanya perlu menjadi yang paling canggih. Dua pendekatan pemasaran, yaitu retro branding dan timeless branding, telah muncul sebagai strategi yang kuat untuk membangun koneksi emosional dengan konsumen.

Retro branding mengusung gagasan bahwa masa lalu memiliki daya tarik yang kuat. Dalam sektor elektronik, merekmerek menggunakan elemen desain, fitur, atau bahkan memproduksi ulang produk lama untuk membangkitkan nostalgia di antara konsumen. Pendekatan ini membuka peluang untuk menarik perhatian konsumen yang merindukan produk atau era tertentu.

Salah satu aspek utama dari retro branding adalah penggunaan desain yang mengusung elemen nostalgia. Merek-m

0

MarketeersMAX

Anda harus berlangganan lebih dulu untuk mengakses semua konten premium ini. Apabila Anda sudah berlangganan, silakan klik tombol Login.