Berkah Bagi Ekonomi Lokal
KTT ASEAN Summit 2023

Berkah Bagi Ekonomi Lokal

Indonesia kembali menjadi tuan rumah ajang pertemuan para petinggi negara. Setelah tahun lalu menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Provinsi Bali, kali ini giliran Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yang dipercaya menjadi tuan rumah KTT ASEAN Summit ke-42.

OlehTri Kurnia Yunianto

Dengan kepercayaan yang diberikan warga internasional kepada Indonesia usai merebaknya pandemi COVID-19 menjadi sinyal positif perekonomian nasional, khususnya di sektor pariwisata. Wisatawan asing dan domestik saat ini sudah kembali memadati tempat-tempat wisata. Seberapa besar dampak KTT ASEAN ke-42 pada perekonomian setempat?

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkirakan ajang tersebut bakal menggerakkan perputaran uang sebesar Rp 5 triliun di wilayah NTT sebagai tempat diselenggarakannya acara. Hal ini akan mendorong pemulihan industri pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) setempat.

Arsjad Rasjid, Ketua Umum Kadin Indonesia menuturkan, perputaran uang yang beredar akan setara dengan pelaksanaan MotoGP Mandalika tahun 2022. Kunjungan 11 kepala negara anggota ASEAN akan membawa 550 delegasi.

“Selain itu, ada juga panitia dan petugas dari kementerian atau lembaga terkait sebanyak 300 hingga 500 orang, ditambah dengan pasukan pengamanan sebanyak 1.300 orang. Banyaknya jumlah delegasi, panitia, dan petugas keamanan akan berdampak pada per

0

MarketeersMAX

Anda harus berlangganan lebih dulu untuk mengakses semua konten premium ini. Apabila Anda sudah berlangganan, silakan klik tombol Login.