Zebra Is The New Sexy Unicorn

Zebra Is The New Sexy Unicorn

Banyak startup berjatuhan karena ada mindset dan sistem kelola yang keliru sejak awal. Prinsip keberlanjutan sering diabaikan demi mengejar status bergengsi namun rapuh.

OlehSigit Kurniawan

Hingga hari ini masih bermunculan kabar tentang kondisi perusahaan rintisan atau startup yang sedang tidak baik-baik saja. Kondisi ini ditandai dengan fenomena kebangkrutan dan jamaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di kalangan startup.

Kondisi tersebut dianggap sebagai musim dingin (winter) bagi startup dan diprediksi masih akan berlangsung lama. Realitas ini mendorong para startup dan venture capital (VC) melakukan koreksi diri.

“Sekarang ini, startup sedang mengalami winter. Ini ditandai dengan ketidakpastian ekonomi. Namun, ini hanya efek dari isu dan sistem sebelumnya. Winter ini menjadi katalis bahwa startup itu semakin invalid,” ujar Stephanie Hermawan, Angel Impact Investor dan Partner of Instellar Investment kepada Marketeers.

Kegagalan para startup ini bisa dilihat dari berbagai sisi. Dari kaca mata VC, misalnya, kegagalan tersebut bisa dikarenakan oleh ketidakmampuan startup melakukan scaling bisnis mereka. Bila dianalis

0

MarketeersMAX

Anda harus berlangganan lebih dulu untuk mengakses semua konten premium ini. Apabila Anda sudah berlangganan, silakan klik tombol Login.