Content Marketing: Lebih dari Sekadar Cari Perhatian

Content Marketing: Lebih dari Sekadar Cari Perhatian

Menggarap content marketing di era sekarang dianggap pekerjaan seksi. Sayangnya di lapangan, masih banyak content creator yang belum benar-benar memahami marketing.

OlehIgnatius Untung

Kehadiran media sosial beberapa tahun terakhir mengubah cara manusia berinteraksi. Kita semua mendadak punya akses untuk tidak hanya jadi konsumen atau penikmat belaka, namun juga sebagai produsen. Dengan kata lain adalah produsen konten. Dampaknya, penjualan kamera dan berbagai peralatan pelengkapnya naik pesat. Begitu juga dengan pengembangan smartphone yang mulai terpusat di area kemampuan kamera. Tugas anak-anak sekolah pun bukan lagi dalam bentuk tulisan saja, namun juga dalam bentuk video yang diunggah ke berbagai platform berbagi video.

Di berbagai tempat, kita sangat mudah menjumpai orang-orang biasa yang mulai “melebarkan sayap” menjadi kamerawan sekaligus presenter. Memotret atau memvideokan makanan sudah jadi ritual yang amat sangat akrab kita jumpai di restoranrestoran. Begitu juga dengan bagaimana orang-orang turun dari pesawat dengan berbicara ke kamera layaknya reporter televisi yang kita lihat langsung. Bahkan, kurir perusahaan pengiriman barang e-commerce pun mulai terbiasa menyaksikan pembeli memvideokan produk. Mulai sejak produk tersebut diterima dari kurir hingga melak

0

MarketeersMAX

Anda harus berlangganan lebih dulu untuk mengakses semua konten premium ini. Apabila Anda sudah berlangganan, silakan klik tombol Login.

 
Ignatius Untung

Ignatius Untung

Praktisi Marketing & Behavioral Science