Lampaui Pertumbuhan Ekonomi
Manufaktur

Lampaui Pertumbuhan Ekonomi

Industri manufaktur masih menjadi penopang ekonomi nasional pada kuartal III tahun 2023. Moncernya kinerja bisnis pengolahan terpotret dari tingkat pertumbuhannya yang melampaui tingkat pertumbuhan ekonomi.

OlehTri Kurnia Yunianto

Kinerja positif industri manufaktur masih belum terpengaruh adanya perlambatan ekonomi global dan lonjakan bahan baku yang harus diimpor. Di Indonesia, bisnis ini terus bergeliat lantaran adanya kebijakan hilirisasi industri. Bisnis manufaktur masih didominasi oleh industri logam.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan pada kuartal III tahun 2023 industri manufaktur atau pengolahan tumbuh sebesar 5,20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Capaian tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 4,94%.

Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian menuturkan kinerja positif ini menunjukkan perekonomian Indonesia masih ditopang oleh kontribusi industri manufaktur. Tercatat, industri pengolahan juga masih menjadi sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi dan meningkat menjadi 1,06% dari 0,99% pada kuartal III tahun 2022. Di tengah penurunan daya beli dan melemahnya nilai tukar rupiah yang mempengaruhi produksi, industri pengolahan masih terus berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

“Kami mengapresias

0

MarketeersMAX

Anda harus berlangganan lebih dulu untuk mengakses semua konten premium ini. Apabila Anda sudah berlangganan, silakan klik tombol Login.