Kecil-kecil Cabe Rawit
Myth 2: Bigger Influencer is Bigger Impact

Kecil-kecil Cabe Rawit

Micro dan nano-influencer terbukti efektif dalam meraih tujuan digital marketing. Dengan pendekatan yang lebih autentik dan relevan, jenis influencer ini lebih menjanjikan.

OlehDyandramitha Alessandrina

Di tengah lautan konten digital yang terus berkembang, persaingan antarmerek semakin memanas. Mereka berlomba untuk menarik perhatian konsumen dan memperkuat kehadiran di media sosial. Salah satu strategi yang seringkali digunakan adalah memanfaatkan influencer.

Tidak jarang kita melihat merek yang menggandeng artis ataupun influencer berpengikut jutaan dan terkenal luas (macro atau mega-influencer) untuk mempromosikan merek mereka. Mereka meyakini bahwa kekuatan influencer besar akan membawa dampak dan keuntungan yang signifikan. Namun, realitas menunjukkan bahwa sukses tidak selalu ditentukan oleh ukuran jumlah.

Pemanfaatan Micro dan nano-influencer telah membuka peluang baru bagi merek untuk membangun hubungan yang autentik dan efektif dengan audiens mereka.

Muhammad Jupaka, seorang serialentrepreneur dengan pengalaman luas dalam mengelola berbagai merek, memberikan pandangan yang menarik terkait penggunaan kedua jenis influencer. Menurutnya, perubahan perilaku konsumen, terutama dalam mengonsu

Advertise Marketeers Max

MarketeersMAX

Anda harus berlangganan lebih dulu untuk mengakses semua konten premium ini. Apabila Anda sudah berlangganan, silakan klik tombol Login.